Jangan Ajari Siswa Membajak

16 Ramadhan 1435

Ini adalah tulisan singkat saya,
Dalam materi pelajaran produktif terutama yang menggunakan komputer/laptop/netbook pasti tidak bisa lepas dari peran sistem operasi dan software di dalamnya.

0. Contoh kasus di sekolah menengah jurusan komputer
Kebanyakan guru (produktif) mengajar pasti menggunakan sistem operasi dan software bajakan. Hal ini menjadi alasan pembenaran karena kurikulum yang mengharuskan menggunakan software tersebut tanpa mempedulikan bagaimana cara mendapatnya. Tetapi jika para guru harus mengeluarkan uang untuk membeli software propietary tersebut pasti dirasa sangat berat mengingat harga satu produk bisa jutaan bahkan puluhan juta. Maka solusinya adalah kembali ke atas yaitu “membajak”

1. Apa isi software bajakan?
Dari pengalaman saya, kebanyakan software bajakan selalu dikompres (baik zip/rar) kemudian di dalamnya berisi installer software trial dan crack nya,
1.1  baik berupa file library .dll (untuk dicopy-paste ke Program Files),
1.2  file txt berisi Serial Number (SN) atau
1.3  keygen untuk mem-patch .exe dari software tersebut (di dalam Program Files).
Untuk cara 1.3 disarankan mematikan Anti Virus yang sudah aktif di dalam sistem operasi karena dianggap sebagai virus/trojan/malware.

2. Kerugian software bajakan?
Ada beberapa kerugian dalam membajak software, antara lain :
2.1 Update software akan berhenti
karena jika update dilakukan (contoh Internet Download Manager) akan ketahuan bahwa software yang pakai adalah bajakan. Jadi mau tidak mau harus menggunakan software bajakan tanpa pernah di update dan hal ini akan berdampak pada keamanan sistem operasi untuk disisipi virus dan kawan-kawannya.
2.2 Hal lain bisa dibaca pada website microsoft[0]

3. Solusi?
(Pengalaman saya) sistem operasi Windows ada kalanya belum bisa diganti perannya. Jika untuk sistem operasi belum bisa diganti maka solusinya adalah mencari software alternatif (bersifat open source) untuk menggantikan software bajakan yang digunakan. Contoh : Corel Draw -> Inkscape[1]. Jika semua software alternatif sudah bisa menggantikan (software bajakan) maka hal selanjutnya adalah mengganti sistem operasi. Contoh : IGOS Nusantara[2]

4. Hati Nurani
Setelah mengetahui secara singkat kerugian software bajakan, masih tegakah para guru melakukan hal tersebut? Pribadi masing-masing yang bisa menjawab.

5. Tambahan
Jika kita adalah seorang muslim taat maka bacalah tulisan di bawah ini,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu.” (Qs. An Nisa’: 29)

Dan anda telah mengetahui bahwa kekayaan intelektual, adalah salah satu bentuk harta kekayaan seseorang. Sudah barang tentu pemilik kekayaan intelektual tidak rela bila anda menggandakan hasil karyanya dengan tanpa seizin darinya.

Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.
diambil dari website pengusahamuslim.com[3]

sumber referensi :
[0]http://www.microsoft.com/indonesia/piracyuncovered/risks.aspx
[1]http://www.inkscape.org
[2]http://www.igos-nusantara.or.id
[3]http://pengusahamuslim.com/hak-kekayaan-intelektual-dalam-islam/#.Uv5S8VR_tRQ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s