Resiko pake Windows

Beberapa hari ini, SMK tempat saya bekerja dihebohkan oleh flashdisk yang terserang virus shortcut.
Di mana file/folder yang terinfeksi akan dihidden oleh virus dan sekaligus membuat shortcut dengan nama dan icon file/folder yang mirip. Hal ini akan membuat orang yang tidak paham akan mengeksekusi shortcut tersebut. Dan kejadian di lapangan lebih banyak menyerang pada flashdisk.

Sampai suatu saat bapak kepala sekolah mengalami hal yang sama yakni flashdisk beliau terkena virus shortcut. Beliau terlebih dahulu meminta bantuan kepada teman saya, sampai akhirnya teman saya meminta saya untuk membantunya menghilangkan virus tersebut dan data yang terhidden dapat dikembalikan seperti semula.

Intermezzo :

Ketika teman saya meminta tolong, “mas tolong discanke laptopku kena virus, windows e lemot” maka saya jawab cukup simpel, “Instal ulang mawon pak/bu“. Memang terkesan jawaban yang tanpo mikir tetapi buat saya toh apapun usaha Anda dalam memperbaiki sistem Windows yang cacat karena virus ini, tidak akan membantu sistem Windows Anda menjadi baik seperti semula sebelum terkena virus.

Sampai akhirnya beliau (bapak kepala sekolah-red) datang kepada saya dan meminta saya menghapus virus tersebut. Karena saya memang tidak tahu mau repot menghapusnya menggunakan anti virus atau mungkin tanpa anti virus, saya gunakan Linux untuk mengatasinya. Cukup simpel saja,
0. tancapkan flashdisk tunggu sampai terdeteksi lalu jadikan tampilan tabel,
1. urutkan (sort) berdasarkan tipe file maka file dengan tipe *.lnk akan terlihat dengan jelas dalam satu kelompok dengan tipe file yang sama, lakukan juga pencarian (klik tombol kaca pembesar) dengan tipe *.inf*.ini*.eml*.dll*.vbs*.pif*.db dan lain-lain (bisa digoogling) (setelah langkah 2). Hapus juga folder dengan nama yang mencurigakan.
2. lalu tinggal hapus dengan menekan SHIFT+DEL.
3. dan lakukan backup data flashdisk ke tempat lain misalnya /home/livecd/backup.
4. format flashdisk tersebut
5. copy kembali data yang telah dibackup ke dalam flashdisk.
6. cek ke dalam sistem Windows (dengan catatan Windows tersebut dalam keadaan tidak terkena virus sama sekali).
Setelah selesai saya kembalikan kepada bapak kepala sekolah dan meminta kepada beliau untuk tidak menancapkan flashdisk ke dalam sistem Windows yang terkena virus. Tapi kita tunggu saja bertahan sampai berapa hari..hehe

Kesimpulan :
Apapun sistem Windows Anda yang terinstal baik bajakan maupun original, akan mengalami resiko yang sama yaitu terkena virus. (Memang saya juga masih pake sistem Windows karena SMK tempat saya bekerja sangat familiar dengan varian Windows). Jadi menurut logika saya, jika Anda berani memakai sistem Windows berarti Anda siap, berani, pantang menyerah dan maju pantang mundur menghadapi virus. Dan bagaimanapun latar belakang pendidikan Anda, Anda seharusnya bisa untuk menyelesaikan masalah tersebut. Karena sebagus apapun pertolongan teman Anda dalam membasmi virus (baik dari flashdisk atau PC/Laptop/Notebook/Netbook) toh flashdisk Anda akan tetap kembali terkena virus dari PC/Laptop/Notebook/Netbook bersistem Windows.

Catatan lain :
Tulisan ini diketik di atas sistem operasi IGOS Nusantara D9.1 Mate Besar dan ditinjau ulang menggunakan Ubuntu 12.04.2 LTS.

Advertisements

3 thoughts on “Resiko pake Windows

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s