Marhaban Ya Ramadhan

Tulisan ini hanya untuk memotivasi diri saya pribadi agar selalu semangat menjalani puasa dan memanfaatkan segala kebaikan yang dapat diraih di bulan Ramadhan.
Yah terlintas adanya perbedaan yang selalu saja terjadi di negara kita, baik dari awal puasa, awal syawal (lebaran) dan hari raya idul adha (qurban) tetap saja terus terjadi…entah sampai kapan.
Terlepas dari perbedaan tersebut, sebelumnya saya bukanlah ustad, ahli ibadah yang baik bahkan sampai tingkatan makrifat tetapi saya adalah seorang hamba yang masih penuh dengan salah, salah, salah dan salah khilaf dosa.
Melihat fenomena awal ramadhan ini, pastilah semua berbondong-bondong ikut berpuasa bahkan sampai meramaikan masjid dari isya’+tarawih, subuh+kultum sampai nanti waktunya berbuka puasa+maghrib berjamaah. Dan hal tersebut hanya terjadi sekitar 10 hari pertama, kemudian 10 hari selanjutnya berkurang dan 10 hari terakhir hanya sedikit yang bertahan dan yang paling parah ketika THR itu turun maka berpindahlah mereka berjamaah di Mal-mal dan berbelanja baju dan segala macam hal yang perlu dibeli atau diupgrade.
Yah, saya juga termasuk kelompok mereka tetapi saya tidak sampai berjamaah di Mal (karena THR saja ga sampai 1x gaji, maklum guru tidak tetap) dan dari awal puasa pun saya cuma hanya berpuasa tanpa berpernah berjamaah di masjid sedikitpun. Menurut saya ini lebih baik daripada mereka ikut meramaikan hanya sekedar awal dan meninggalkan ketika menuju pertengahan akhir ramadhan.
Secara khusus buat semangat saya pribadi, mumpung kita masih diberikan kesempatan Allah ta’ala untuk dapat berpuasa di bulan Ramadhan mari untuk bisa berbenah diri, instropeksi diri dan berubah haluan ke arah yang lebih baik lagi. Memang Ramadhan itu yang paling sulit adalah puasa, puasa yang membuat lapar dan dahaga (bagi yang belum pernah melaksanakannya), membuat lemas tidak semangat dalam beraktifitas tetapi ingatlah tidak ada agama selain Islam yang mengajarkan umatNya untuk berpuasa sebulan penuh dengan tujuan untuk bisa merasakan orang-orang fakir miskin (insya Allah ahli surga) yang mereka tidak mengenal hari tanpa dilalui dengan puasa yaitu mereka cuma makan sehari sekali setelah mereka mencari nafkah bekerja seharian barulah dapat menikmati sebuah makanan di mana makanan yang mereka makan tidak lebih baik daripada yang kita makan sehari-hari. Tetapi mereka tetap bersyukur karena Allah ta’ala telah memelihara mereka tanpa sedikitpun luput dari pandangan Allah ta’ala.¬†Untuk mereka yang tidak dapat berpuasa karena sebuah alasan misalnya penyakit maag maka mereka harus membayar fidyah. Memang untuk menguji keimanan seseorang diperlukan ujian yang berat (puasa) tetapi bagi yang menjalankannya karena niat lillahi ta’ala akan ada balasan yang terbaik di sisi Allah dan para malaikat menjadi saksi. Saya tidak akan menuliskan keutamaan, manfaat puasa dan amalan-amalan di bulan Ramadhan karena kita semua tahu Ramadhan adalah bulan seribu bulan dan diturunkannya Al Qur’an juga pada bulan Ramadhan ini.
Sungguh kerugian jika saya tetap mengulang kesalahan saya di bulan Ramadhan lalu meninggalkan hal-hal sunnah yang semua dilipatgandakan amalannya oleh Allah ta’ala, tak ada bulan selain Ramadhan. Mari dengan berpuasa maka kita memelihara kesehatan tubuh kita dan mengeluarkan racun. Jangan sampai karena puasa membuat kita menjadi terhalang, puasa bukanlah halangan. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan penilaian lain dari puasa-puasa sunnah kita yang lakukan. Ketika saat ini menjadi ulat yang menakutkan kemudian menjadi kepompong (puasa) dan berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Insya Allah tetap istiqomah sampai Ramadhan selanjutnya (kita masih diberi kesempatan). Amiin Ya Rabbal’alamin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s