Negeri Kaya Raya, tapi Rakyat Miskin?

**Abu Fatan AlFaruq

Seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Singapura bercerita, bahwa dia sering diledek sama dosennya, “Negerimu itu kaya, tapi rakyatnya miskin.” Ah, apa benar ledekan tersebut? Apakah benar Indonesia negara kaya?
Bulan pertama di tahun 2013 utang pemerintah Indonesia bertambah sebesar Rp 4,33 triliun. Sehingga total utang secara keseluruhan mencapai Rp. 1.979,75 triliun.Apakah benar Indonesia negara kaya? Per Maret 2011 pihak asing telah menguasai 50,6 persen aset perbankan nasional. Jadi, sekitar Rp 1.551 triliun dari total aset perbankan Rp 3.065 triliun dikuasai asing. Secara perlahan porsi kepemilikan asing baru mencapai 47,02 persen. Apakah benar Indonesia negara kaya? Tak hanya perbankan, asuransi juga didominasi asing. Dari 45 perusahaan asuransi jiwa yang beroperasi di Indonesia, tak sampai setengahnya yang murni milik Indonesia. Kalau dikelompokkan dari asuransi jiwa yang ekuitasnya di aats Rp 750 miliar hampir semuanya usaha patungan. Dari sisi perolehan premi, lima besarnya adalah perusahaan asing. Hal itu terlepas dari aturan pemerintah yang sangat liberal, memungkinkan pihak asing memiliki sampai 99 persen saham perbankan dan 80 persen saham perusahaan asuransi.
Apakah benar Indonesia negara kaya? Pasar modal juga demikian. Total kepemilikan investor asing 60-70 persen dari semua saham perusahaan yang dicatatkan dan diperdagangkan di bursa efek. Pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun demikian. Dari semua BUMN yang telah diprivatisasi, kepemilikan asing sudah mencapai 60 persen. Lebih tragis lagi di sektor minyak dan gas. Porsi operator migas nasional hanya sekitar 25 persen, selebihnya 75 persen dikuasai pihak asing.
Apakah rakyat Indonesia miskin? Periode pertama pemerintahan, SBY menggunakan uang rakyat untuk membeli 60 unit mobil Toyota Camry untuk pejabat negara. Di periode kedua, lagi-lagi pemerintahan SBY melakukan pergantian mobil dinas menteri menjadi Toyota Crown Royal Saloon.
Saat Mega berkuasa, saat KTT ASEAN di Bali 7-8 Oktober 2003, pemerintah memborong mobil BMW Seri 7 untuk kepala negara dan Seri 5 untuk pejabat setingkat menteri. Pada masa Gus Dur, pada KTT G15 (konperensinya negara-negara miskin) pemerintahan Gus Dur menyediakan 50 mobil mewah (dari rencana sebelumnya 400 unit) yang terdiri dari Mercedes Benz Seri S-500, S-600, ML-320, Audi A-6, Nissan Patrol, dan VW Caravelle.
Apakah rakyat Indonesia miskin? Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani mengatakan, rakyat miskin dibagi dalam dua kategori, yakni miskin dan hampir miskin. Saat ini jumlah masyarakat miskin hampir 30 juta orang, sedangkan hampir miskin 70 juta orang.
Apakah rakyat Indonesia miskin? Masing-masing kita tentu punya jawaban, berdasar realitas kehidupan di sekitar kita. Masihkah ada rakyat yang menahan lapar sepanjang hari? Masihkah ada anak putus sekolah karena ketiadaan biaya? Masihkah ada orang sakit yang tiada biaya untuk berobat? Masihkah ada pengemis di berbagai tempat?

**Dengan penambahan link tanpa perubahan tulisan dari author**
Original image

Hadila, Edisi 71, Mei 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s